Diabetes
atau penyakit kencing manis merupakan kelainan metabolik yang
disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia
kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.
Ada banyak cara mengobati diabetes dengan memanfaatkan bahan makanan yang ada di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai obat alami untuk penyakit diabetes. Tidak mahal harganya dan bahkan kita bisa menanam obat-obat alami tersebut di pekarangan rumah kita.
Berikut adalah beberapa bahan alami yang bisa diajdikan sebagai obat alami untuk
mengatasi penyakit diabetes.
Brotowali (Tinaspora Crispa)
Konsumsi ramuan alami Brotowoli adalah salah satu cara mengobati diabetes secara alami dan efektif. Brotowali adalah salah satu jenis obat herbal yang bisa berfungsi untuk menyembuhkan penyakit diabetes.
Konsumsi ramuan alami Brotowoli adalah salah satu cara mengobati diabetes secara alami dan efektif. Brotowali adalah salah satu jenis obat herbal yang bisa berfungsi untuk menyembuhkan penyakit diabetes.
Berdasarkan hasil penelitian, tanaman brotowali memiliki senyawa tinokrisposid aktif yang berkhasiat untuk meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Meningkatnya proses metabolisme ditandai dengan keluarnya glukosa yang terdapat dalam makanan melalui proses metabolisme.
Menurut hasil penelitian di Thailand, beberapa pasien diabetes yang
sudah diberi ramuan traditional brotowali secara rutin sudah mengalami
penurunan kadar gula secara drastis.
Bagian tanaman yang paling berkhasiat
untuk menurunkan kadar gula dalam darah adalah batang dan akar. Cara
membuat ramuannya pun sangatlah mudah. Rebus batang dan akar tanaman
Brotowali dengan air kemudian air rebusan tanaman brotowali tersebut
diminum secara rutin setiap hari. Tanaman herbal sangat aman untuk
dikonsumsi secara rutin karena tidak mengandung racun.
Pare (Momordica Charantia)
Siapa yang tidak kenal dengan pare? hampir masyarakat Indonesia mengenal jenis tanaman yang biasa dijadikan sebagai sayur untuk dikonsumsi dehari-hari. Bentuk pare yang lonjong dan permukaan yang tidak halus ini terkadang membuat sebagian besar orang yang melihatnya kuran begitu suka.
Siapa yang tidak kenal dengan pare? hampir masyarakat Indonesia mengenal jenis tanaman yang biasa dijadikan sebagai sayur untuk dikonsumsi dehari-hari. Bentuk pare yang lonjong dan permukaan yang tidak halus ini terkadang membuat sebagian besar orang yang melihatnya kuran begitu suka.
Terlebih lagi dengan rasanya yang pahit
akan menimbulkan rasa ketidaksukaan pada jenis tanaman ini. Akan tetapi
siapa yang menyangka ternyata pare mempunyai khasiat yang sangat hebat
untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Karena manfaatnya yang besar
inilah sekarang tanaman pare sudah banyak dibudidayakan di negara-negara
Asia, Amerika Selatan, dan afrika. Tanaman pare mengandung zat steroid
saponin yang sangat familiar dengan zat charantin dan peptide yang
mempunyai senyawa mirip dengan hormon insulin.
Senyawa yang menyerupai senyawa hormon
insulin ini aktif dalam meningkatkan regeneresai sel, berkontribusi
besar dalam menyimnpan glikogen dalam hati, dan merangsang sekresi
hormon insulin dalam pankreas. Baiknya fungsi pankreas dalam
menghasilkan hormon insulin akibat sering mengkonsumsi pare secara
otomatis akan menormalkan kadar gula dalam darah. Dan penurunan kadar
gula pada darah akan sangat baik sekali bagi pasien penderita diabetes
tipe 2.
Bagaimana cara mengkonsumsi pare agar
lebih berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit diabetes? caranya sangat
mudah. Hnacurkan pare hingga seperti jus kemudian minumlah jus pare
tersebut. Kita hanya perlu mengkonsumsi jus pare dalam jumlah yang
sedikit saja. Setengah gelas belimbing adalah porsi yang pas untuk
konsumsi sehari-hari. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi jus pare dalam
porsi yang banyak karena akan menyebabkan sakit perut dan diare.
Minumlah jus pare secukupnya.
Gymnema Syvestre
Tanaman Gymnema Syvestre mirip sekali dengan tanaman sirih yang bersifat merambat. Pada umumnya Gymnema Syvestre tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia terutama di hutan tropis. Jika kita amati sesaat, ada sedikit perbedaan anatomi tubuh tanaman ini jika kita bandingkan dengan tanaman sirih yang kita lihat sehari-hari.
Tanaman Gymnema Syvestre mirip sekali dengan tanaman sirih yang bersifat merambat. Pada umumnya Gymnema Syvestre tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia terutama di hutan tropis. Jika kita amati sesaat, ada sedikit perbedaan anatomi tubuh tanaman ini jika kita bandingkan dengan tanaman sirih yang kita lihat sehari-hari.
Tanaman Gymnema Syvestre mempunyai
bentuk daun yang berbentuk elip dengan bunga berwarna kuning yang
berbentuk lonceng. Daun dan akarnya mengandung zat aktif gymnemic yang
berfungsi untuk menurunkan dan menormalkan kadar gula dalam darah.
Bentuk molekulnya mirip dengan molekul glukosa yang bisa diserap
langsung oleh sel-sel usus sehingga dapat mencegah penyerapan kembali
molekul-molekul glukosa yang melewati lapisan usus.
Selain berfungsi sebagai pengganti
molekul glukosa yang terdapat dalam makanan, fungsi lain dari Gymnema
Syvestre adalah membantu organ pankreas untuk menghasilkan hormon
insulin sehingga kadar gula dalam darah bisa dikontrol dengan baik. Oleh
karena itu obat herbal ini merupakan cara mengobati diabetes tipe 2
yang sangat efektif dan aman untuk tetap menjaga kadar gula dalam darah
dan untuk menjaga fungsi pankreas agar hormon insulin yang dihasilkan
tetap baik cukup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar